Dari Inabah ke Istijabah

Taubat itu bertingkat-tingkat. Tentu kita berharap taubat yang dilakukan semakin jauh meninggalkan taubat dasar, taubat yang lazim dilakukan oleh orang-orang awam. Taubatnya orang awam ketika bertaubat setelah melakukan dosa besar. Taubat semakin meningkat jika dosa-dosa kecil pun ditaubatkan, karena sadar bahwa dosa-dosa kecil yang menumpuk bisa menjadi dosa besar. Bulan suci Ramadhan sebagai bulan pertobatan…

Mencontoh Sifat-sifat Tuhan

Puasa bukan sekedar menahan lapar, dahaga dan hubungan seks. Yang teramat penting puasa sebagai latihan spiritual untuk mencontoh sifat-sifat Tuhan, sebagaimana dalam hadis takhallaqu bi akhlaqillah” (berakhlaklah sebagaimana akhlak Allah Swt). Al-Qur’an menyebutkan “huwa yuth’im wa la yuth’am” (Tuhan memberi makan dan tidak diberi makan) (Q.S.6:14) dan “lam takun lahu shahibah” (Tuhan tidak memiliki pasangan)…

Menancapkan Jangkar Kehidupan

Dalam sebuah hadis shahih dikisahkan, Abi Hurairah yang dipercaya sebagai penjaga Baitul Mal, diminta oleh Nabi berjaga-jaga karena sebentar malam kemungkinan ada maling yang akan mencuri hara di Baitul Mal. Seusai tengah malam, Abu Hurairah memergoki seorang pemuda tanggung mengendap-endap ingin mencuri harta kekayaan di Baitul Mal. Akhirnya Abu Hurairah menangkap basah sang maling itu.…

Jangan Memalaikatkan Iblis!

Orang yang mabuk dunia terkadang sulit membedakan mana iblis dan mana malaikat. Seperti itu yang pernah terjadi pada Mr. X, seorang pejabat disalahsatu instansi. Ia merasa sangat terusik dengan sikap dan perilaku sekretaris pribadi yang baru saja dilantiknya. Ia dianggap selalu membatasi selera dan keinginannya. Kehadiran sekretaris baru ini betul-betul tidak mendatangkan zona nyaman bagi…

Jangan Mengibliskan Malaikat!

Ketika mata hati buta, kita sulit membedakan mana malaikat dan mana iblis. Kadang kita memalaikatkan iblis, apalagi jika iblis itu menggunakan jubah malaikat. Kadang juga kita mengibliskan malaikat, apalagi jika malaikat itu meminjam jubah iblis. Hal ini bisa terjadi ke semua orang, tidak terkecuali ulama, habib, atau kiai. Semakin tinggi derajat keimanan seseorang semakin tinggi…