Al-Razi: Pendiri Rumah Sakit Modern

Ketika Al-Razi diminta oleh raja Daulah bin Buwaihi untuk mendirikan rumah sakit di Bagdad, maka ia meminta dipotongkan seekor kambing, lalu dagingnya ditebar dan digantung ke berbagai tempat di Bagdad. Empat hari kemudian dikontrol daging tersebut lalu ditentukan di mana daging paling awet dan paling lambat membusuk di situlah dibangun rumah sakit. Rumah sakit yang…

Details

Al-Biruni: Peletak Dasar Metode Ilmiah

Al-Biruni yang bernama lengkap Abu Al-Raihan Muhammad ibn Ahmad ibn al-Biruni, lahir di Kath, Khwarismi, Iran. Ia termasuk pengembara ke berbagai pelosok dunia untuk melakukan ekpedisi ilmiah. Ia amat terkesan ketika ia mengikuti perjalanan Sultan Mahmud ke India. Di sana ia mempelajari bahasa Sansekerta dan berbagai hal mengenai India. Ia disebut oleh George Sarton (1952)…

Details

Pendirian Observatoriom Maragah

Ketika Pasukan Hulagu Khan mengobarak-abrik kota ilmu pengetahuan Bagdad dan Persia, tampillah Nasiruddin Al-Thusi melobi jajaran pimpinan pasukan Hulagu agar karya-karya ilmu pengetahuan yang amat bermanfaat untuk kemanusiaan tidak dihancurkan. Nasiruddin bersedia membantu jika sekiranya Hulagu mau memanfaatkan jasanya sebagai ahli astronomi dan sekaligus astrologi. Ia juga menyampaikan kesediaannya untuk merawat sekaligus mengembangkan sejumlah laboratorium…

Details

Perintis Tenaga Kincir Air (hydropower)

Ilmuan Islam telah berjasa merintis penciptaan daya melalui tenaga kincir air. Adalah Al-Jazari, yang bernama lengkap Badi Al-Zaman Abullezz Ibn Alrazz Al-Jazari. Ia lahir di Al-Jazari, antara sungai Tigris dan sungai Efrat, Iraq. Ia mengikuti ayahnya mengabdi kepada raja Urtuq atau Artuqid di Diyar Bakir dari 1174 sampai 1200. Ia dieglari The Father of Modern…

Details

Ibn Haitsam sebagai Bapak Optik

Ibn Haitsam yang bernama lengkap Abu ‘Ali al-Hasan ibn al-Haitsam al-Bashri al-Mishri, atau di Barat lebih dikenal dengan nama Alhazen, lahir di Bashrah tahun 965 dan wafat di Kairo pada tahun 1039. Ia mengembangkan karirnya sebagai ilmuan sejati dalam masa pemerintahan Al-Hakim Ibn Amir Abdullah dari Dinasti Fatimiyah. Namanya mulai dikenal ketika ia diundang ke…

Details

Sisi Lain Luqmanul Hakim

Kata Luqmanul Hakim diabadikan menjadi nama salah satu surat dalam Al Quran. Ia bukan nabi tetapi sangat dipuji oleh Allah SWT. Menurut riwayat Ibn Abbas, Luqmanul Hakim seorang manusia biasa yang pekerjaan sehari-harinya pencari kayu bakar di Habsy. Ia bukan nabi, bukan rasul, bukan bangsawan, dan bukan pula ulama besar. Ada riwayat menyebutkan ia seorang…

Details

Mengembangkan Sikap Futuwwah (2)

Para dermawan dalam kategori ini menganggap harta yang diberikan untuk kepentingan orang lain yang lebih butuh atau untuk kepentingan akhirat, lebih besar maknanya ketimbang harta yang disimpan untuk kepentingan diri sendiri. Menurut Al Junaid, kedermawanan berarti menahan diri dari segala yang menyakiti orang lain dan memberi makanan kepada orang lain. Ada juga yang mengatakan futuwwah…

Details

Mengembangkan Sikap Futuwwah (1)

Futuwwah berasal dari akar kata fatiya-yafta, berarti memberikan kemudahan. Secara populer, futuwwah sering diartikan sebagai sikap kedermawanan seseorang. Dalam Islam, banyak figur sering dijuluki berkepribadian futuwwah, misalnya Nabi Muhammad SAW. Ia masih bisa membelah sebiji korma untuk dibagi kepada orang lain. Sifat ini diikuti oleh para sahabatnya seperti Umar Ibn Khaththab yang menggendong sendiri gandum pemberian pribadinya…

Details

Sisi Lain Luqmanul Hakim

Kata Luqmanul Hakim diabadikan menjadi nama salah satu surat dalam Al Quran. Ia bukan nabi tetapi sangat dipuji oleh Allah SWT. Menurut riwayat Ibn Abbas, Luqmanul Hakim seorang manusia biasa yang pekerjaan sehari-harinya pencari kayu bakar di Habsy. Ia bukan nabi, bukan rasul, bukan bangsawan, dan bukan pula ulama besar. Ada riwayat menyebutkan ia seorang…

Details

Memperbanyak Social Saving

Suatu ketika ada tiga pemuda berteduh di dalam goa tiba-tiba mulut goa itu tertutup dengan batu besar. Tidak mungkin menggeser batu besar itu dengan tenaga manusia biasa. Berkatalah yang paling senior di antara mereka, siapa di antara kita yang pernah melakukan amal istimewa? Ketiga-tiganya merasa tidak pernah melakukannya. Ketiganya ternyata sangat tawadhu, tidak mau memuji…

Details

Menjadi Selebriti Langit

Setiap orang orang memiliki idola. Namun umumnya yang diidolakan banyak orang ialah ‘idola bumi’ seperti para selebriti bumi. Amat terbatas di antara kita mengidolakan ‘idola langit’, yakni para selebriti langit. Selebriti bumi ialah orang-orang yang mencapai puncak prestasi dari segi fisik-biologis, seperti tampan, seniman, dan orang-orang sukses di bangku kuliah atau dunia usaha. Sedangkan selebriti…

Details

Lebih baik diam

Ada pepatah kuno mengatakan: Diam adalah emas dan bicara adalah perak. Kita bisa setuju atau tidak dengan pepatah ini tetapi yang pasti kita sendiri seringkali menyesal karena terlalu banyak bicara. Kita juga sering bersyukur karena bisa bersikap diam dan mengendalikan diri sehingga terbebas dari fitnah dan marabahaya. Kita juga sering setuju dengan pernyataan: Kita lebih…

Details

Mengembangkan Sikap Futuwwah (2)

Para dermawan dalam kategori ini menganggap harta yang diberikan untuk kepentingan orang lain yang lebih butuh atau untuk kepentingan akhirat, lebih besar maknanya ketimbang harta yang disimpan untuk kepentingan diri sendiri. Menurut Al Junaid, kedermawanan berarti menahan diri dari segala yang menyakiti orang lain dan memberi makanan kepada orang lain. Ada juga yang mengatakan futuwwah…

Details

Mengembangkan Sikap Futuwwah (1)

Futuwwah berasal dari akar kata fatiya-yafta, berarti memberikan kemudahan. Secara populer, futuwwah sering diartikan sebagai sikap kedermawanan seseorang. Dalam Islam, banyak figur sering dijuluki berkepribadian futuwwah, misalnya Nabi Muhammad SAW. Ia masih bisa membelah sebiji korma untuk dibagi kepada orang lain. Sifat ini diikuti oleh para sahabatnya seperti Umar Ibn Khaththab yang menggendong sendiri gandum pemberian pribadinya…

Details

Sisi Lain Luqmanul Hakim

Kata Luqmanul Hakim diabadikan menjadi nama salah satu surat dalam Al Quran. Ia bukan nabi tetapi sangat dipuji oleh Allah SWT. Menurut riwayat Ibn Abbas, Luqmanul Hakim seorang manusia biasa yang pekerjaan sehari-harinya pencari kayu bakar di Habsy. Ia bukan nabi, bukan rasul, bukan bangsawan, dan bukan pula ulama besar. Ada riwayat menyebutkan ia seorang…

Details

Menjadi Selebriti Langit

Setiap orang orang memiliki idola. Namun umumnya yang diidolakan banyak orang ialah ‘idola bumi’ seperti para selebriti bumi. Amat terbatas di antara kita mengidolakan ‘idola langit’, yakni para selebriti langit. Selebriti bumi ialah orang-orang yang mencapai puncak prestasi dari segi fisik-biologis, seperti tampan, seniman, dan orang-orang sukses di bangku kuliah atau dunia usaha. Sedangkan selebriti…

Details

Bersahabat dengan Musibah

Penderitaan adalah salah satu ujian kenaikan kelas. Tanpa ujian biasanya tidak ada kenaikan kelas. Hanya saja masih jarang orang menyadari bahwa musibah dan penderitaan adalah ujian kenaikan kelas. Jika kita merenung dan berkontemplasi sejenak, maka memang benar bahwa di balik setiap musibah dan penderitaan selalu ada rahasia Tuhan yang sulit ditebak. Suatu saat Nabi Yusuf…

Details

Kalian Mau Ke Mana?

Entah kenapa, Allah SWT tiba-tiba menyentak hambanya dengan sebuah pertanyaan dalam Al-Qur’an: Fa aina tadz habun? (Maka kalian mau kemana?/Q.S. al-Takwir/81:26). Ayat ini sangat menarik untuk dianalisa karena disebutkan di dalam sebuah ayat yang berdiri sendiri, bukan potongan ayat. Ayat ini sesungguhnya mengingatkan kita tentang visi dan misi kehidupan kita, untuk apa kita lahir? Ke…

Details