Mengembangkan Sikap Futuwwah (2)

Para dermawan dalam kategori ini menganggap harta yang diberikan untuk kepentingan orang lain yang lebih butuh atau untuk kepentingan akhirat, lebih besar maknanya ketimbang harta yang disimpan untuk kepentingan diri sendiri. Menurut Al Junaid, kedermawanan berarti menahan diri dari segala yang menyakiti orang lain dan memberi makanan kepada orang lain. Ada juga yang mengatakan futuwwah…

Mengembangkan Sikap Futuwwah (1)

Futuwwah berasal dari akar kata fatiya-yafta, berarti memberikan kemudahan. Secara populer, futuwwah sering diartikan sebagai sikap kedermawanan seseorang. Dalam Islam, banyak figur sering dijuluki berkepribadian futuwwah, misalnya Nabi Muhammad SAW. Ia masih bisa membelah sebiji korma untuk dibagi kepada orang lain. Sifat ini diikuti oleh para sahabatnya seperti Umar Ibn Khaththab yang menggendong sendiri gandum pemberian pribadinya…

Sisi Lain Luqmanul Hakim

Kata Luqmanul Hakim diabadikan menjadi nama salah satu surat dalam Al Quran. Ia bukan nabi tetapi sangat dipuji oleh Allah SWT. Menurut riwayat Ibn Abbas, Luqmanul Hakim seorang manusia biasa yang pekerjaan sehari-harinya pencari kayu bakar di Habsy. Ia bukan nabi, bukan rasul, bukan bangsawan, dan bukan pula ulama besar. Ada riwayat menyebutkan ia seorang…

Menjadi Selebriti Langit

Setiap orang orang memiliki idola. Namun umumnya yang diidolakan banyak orang ialah ‘idola bumi’ seperti para selebriti bumi. Amat terbatas di antara kita mengidolakan ‘idola langit’, yakni para selebriti langit. Selebriti bumi ialah orang-orang yang mencapai puncak prestasi dari segi fisik-biologis, seperti tampan, seniman, dan orang-orang sukses di bangku kuliah atau dunia usaha. Sedangkan selebriti…

Bersahabat dengan Musibah

Penderitaan adalah salah satu ujian kenaikan kelas. Tanpa ujian biasanya tidak ada kenaikan kelas. Hanya saja masih jarang orang menyadari bahwa musibah dan penderitaan adalah ujian kenaikan kelas. Jika kita merenung dan berkontemplasi sejenak, maka memang benar bahwa di balik setiap musibah dan penderitaan selalu ada rahasia Tuhan yang sulit ditebak. Suatu saat Nabi Yusuf…

Kalian Mau Ke Mana?

Entah kenapa, Allah SWT tiba-tiba menyentak hambanya dengan sebuah pertanyaan dalam Al-Qur’an: Fa aina tadz habun? (Maka kalian mau kemana?/Q.S. al-Takwir/81:26). Ayat ini sangat menarik untuk dianalisa karena disebutkan di dalam sebuah ayat yang berdiri sendiri, bukan potongan ayat. Ayat ini sesungguhnya mengingatkan kita tentang visi dan misi kehidupan kita, untuk apa kita lahir? Ke…

Dari Inabah ke Istijabah

Taubat itu bertingkat-tingkat. Tentu kita berharap taubat yang dilakukan semakin jauh meninggalkan taubat dasar, taubat yang lazim dilakukan oleh orang-orang awam. Taubatnya orang awam ketika bertaubat setelah melakukan dosa besar. Taubat semakin meningkat jika dosa-dosa kecil pun ditaubatkan, karena sadar bahwa dosa-dosa kecil yang menumpuk bisa menjadi dosa besar. Bulan suci Ramadhan sebagai bulan pertobatan…

Mencontoh Sifat-sifat Tuhan

Puasa bukan sekedar menahan lapar, dahaga dan hubungan seks. Yang teramat penting puasa sebagai latihan spiritual untuk mencontoh sifat-sifat Tuhan, sebagaimana dalam hadis takhallaqu bi akhlaqillah” (berakhlaklah sebagaimana akhlak Allah Swt). Al-Qur’an menyebutkan “huwa yuth’im wa la yuth’am” (Tuhan memberi makan dan tidak diberi makan) (Q.S.6:14) dan “lam takun lahu shahibah” (Tuhan tidak memiliki pasangan)…

Jangan Memalaikatkan Iblis!

Orang yang mabuk dunia terkadang sulit membedakan mana iblis dan mana malaikat. Seperti itu yang pernah terjadi pada Mr. X, seorang pejabat disalahsatu instansi. Ia merasa sangat terusik dengan sikap dan perilaku sekretaris pribadi yang baru saja dilantiknya. Ia dianggap selalu membatasi selera dan keinginannya. Kehadiran sekretaris baru ini betul-betul tidak mendatangkan zona nyaman bagi…

Jangan Mengibliskan Malaikat!

Ketika mata hati buta, kita sulit membedakan mana malaikat dan mana iblis. Kadang kita memalaikatkan iblis, apalagi jika iblis itu menggunakan jubah malaikat. Kadang juga kita mengibliskan malaikat, apalagi jika malaikat itu meminjam jubah iblis. Hal ini bisa terjadi ke semua orang, tidak terkecuali ulama, habib, atau kiai. Semakin tinggi derajat keimanan seseorang semakin tinggi…